Dari ufuk timur terbit lah mentari,
Di wanginya embun abu-abu dia membisikkan,
Kata cinta yang belum pernah tersampaikan,
Perlahan membawa diriku kembali ke masa silam,
Saat kita berlari menuju matahari tenggelam,
Cinta menjadikannya air yang membasuh dalam cerminan sukmaku,
Adakah hari lain untuk hari ini?
Kita berada dalam peraduan cinta tanpa batas.
Kebahagiaan besar dalam hati,
Tapi, ada suatu masa ku melihat matamu berlinang air mata,
di ujung tangan, aku basuh air lembut dalam kesucian.
Adakah malam ini habis? meski baru saja rembulan bersinar?
Aku berada dalam pejalanan panjang menuju horizon gelapnya lautan,
Menjemput bintang yang kita tuju pada suatu malam,
Serta kerinduan yang menyerbak dalam cakrawala langitu kebiruan,
dan aku masih dalam perjalanan untuk memeluknya.
18.01.2022
Review Buku: Sejarah Dunia yang Disembunyikan (Jonathan Black) Oleh: HSA Setelah satu bulan akhirnya selesai juga buku tebal ini yang menyamakan rekor oleh bacaan sebelumnya (Sejarah Tuhan/Karen Armstrong). Banyak situasi unik tentang buku yang saya bawa ini jika diketahui oleh teman-teman. Yup tidak lain tidak bukan karena sampul buku ini menggambarkan simbol-simbol "segitiga mata satu", terkenal dengan cerita konspirasinya. Banyak kerabat yang mengernyitkan dahi, atau menampilkan wajah keanehan terhadap buku yang saya baca ini. Saya tidak heran, sebab sebelumnya saya juga memiliki pandangan yang sama, "wah ini buku konspirasi besar sekali!!". Kalau dibilang betul sekali, bagi seseorang yang alur bacanya sudah mengenal simbol-simbol ini, pasti landasan empirisnya berpacu pada konspirasi dunia. Jika kalian suka itu, bacaan buku ini menjadi kitab besar "konspirasi dunia" MESKI.. setelah anda baca ini, anda mampu tercerahkan dalam beberapa ha...
Comments
Post a Comment