Skip to main content

Posts

Review Buku: Laki-laki yang Tidak Berhenti Menangis (Rusdi Mathari)

Review Buku: Laki-laki yang Tidak Berhenti Menangis (Rusdi Mathari) Oleh: HSA Kian selesai dengan buku sebelumnya, kemudian tenggelam dalam hikmah rangkuman kisah-kisah Islami oleh Almarhum Rusdi Mathari. Semoga Almarhum diberi tempat yang terbaik di sisi-Nya dan pahala atas buku ini selalu mengalir untuknya, Al-fatihah. Saya tertarik dengan siasat tasawuf dari kisah-kisah belio, buku sebelumnya (Merasa Pintar Bodoh saja Tidak Punya) menggambarkan jelas tentang refleksi berIslam hari ini yang lebih luwes dan signifikan. Garis besar yang saya dapat ialah bagaimana beragama dengan reflektif ke dalam, melalui kisah-kisah Nabi para Sahabat serta riwayat hadis. Bagaimana kesombongan Azazil menjadikan ia Iblis, bagaimana toleransi Agama sangat dikedepankan pada ras atau umat golongan lain. Sebab yang palibg diutamakan adalah keharmonisan antar manusia. Ada juga bagaimana manusia menghormati tetangga, WS RENDRA berkata "Jangan pernah mengaku kaya jika tetangga Anda masih ...

Review Buku: Sejarah Dunia yang Disembunyikan (Jonathan Black)

Review Buku: Sejarah Dunia yang Disembunyikan (Jonathan Black) Oleh: HSA Setelah satu bulan akhirnya selesai juga buku tebal ini yang menyamakan rekor oleh bacaan sebelumnya (Sejarah Tuhan/Karen Armstrong). Banyak situasi unik tentang buku yang saya bawa ini jika diketahui oleh teman-teman. Yup tidak lain tidak bukan karena sampul buku ini menggambarkan simbol-simbol "segitiga mata satu", terkenal dengan cerita konspirasinya. Banyak kerabat yang mengernyitkan dahi, atau menampilkan wajah keanehan terhadap buku yang saya baca ini. Saya tidak heran, sebab sebelumnya saya juga memiliki pandangan yang sama, "wah ini buku konspirasi besar sekali!!". Kalau dibilang betul sekali, bagi seseorang yang alur bacanya sudah mengenal simbol-simbol ini, pasti landasan empirisnya berpacu pada konspirasi dunia. Jika kalian suka itu, bacaan buku ini menjadi kitab besar "konspirasi dunia" MESKI.. setelah anda baca ini, anda mampu tercerahkan dalam beberapa ha...

Ngaji Filsafat: Tagore (Pendidikan dan Sastra)

Ngaji Filsafat: Tagore (Pendidikan dan Sastra) Oleh: FF Tagore merupakan tokoh penting di India selain Mahatma Gandhi. Ia bergerak dalam jalur sastra dan pendidikan, sehingga kalah tenar oleh Gandhi, namun keduanya merupakan tokoh penting dalam filsafat maupun revolusi di India. Tagore juga menjadi inspirasi dalam dunia romantisme Kahlil Gibran, serta sekolah yang dibuatnya menginspirasi Ki Hadjar Dewantara, pada Taman Siswanya. Doi hobi keliling dunia termasuk ke Solo Indonesia. Doi orang yang naturalis sekaligus spiritualis, hal ini seperti kutub dalam dunia barat, namun doi mampu fusion dan hidup dalam filsafat tersebut. Bahwa segala apa yang ada di materi tergantung spiritual rohani manusia itu sendiri. Ia juga mengendepankan pendidikan yang humanis dan liberal, sebab pendidikan harus menghasilkan manusia bukan robot atau mental budak yang diturunkan oleh penjajah. Tiap manusia unik, dan ia merasa hidup harus apa adanya, natural biar tetap menjadi manusia. I...

Review Film: Gundala (2019)

Review Film: Gundala (2019) Oleh: HSA Film Gundala menjadi gerbang pembuka dunia film sinematik jagoan di Indonesia. Mencoba menerapkan formula MCU (Marvel Cinematic Universe) Gundala sendiri merupakan bagian dari Bumi Langit Universe (BCU) yang terdiri dari ribuan tokoh baik antagonis maupun protagonis. Sehingga kesuksesan Gundala sendiri menjadi tombak tolak ukur film Jagoan berikutnya agar proyek tersebut berumur panjang. Hal yang saya sukai dari film ini terdapat pada gaya Sinematografi yang ciamik. Sekelas film ini berhasil menghadirkan dunia fiksi ini seakan lebih elegan. Ada juga musik skoring yang dipakai menambah nilai plus meskipun sepanjang film hampir tiap plot berisi musik, namun tidak mengurangi nilai estetika film itu sendiri, malah menambah afeksi dramatika dalam film. Terakhir penokohan Protagonis dan Antagonis utama, membuat saya teringat oleh film Kamen Rider dan Antagonis sekelas Joker. Karakteristik antagonis yang paling saya sukai adalah Pengkor da...

Elegi Malam

Bila saja malam ini insan tenggelam dalam lautan samudera, maka akan habis diminumnya. Tapi satu saja kebodohan menimpanya, maka terkuburlah ia bersama peluh keringat dan angin yang dihirupnya. Maka pelankan alur langkah kaki sebelum waktu berhenti, kemudian menyudahi tutur dari liur yang menghakimi. Inilah hidup, jangan berhenti. Sebab juang kasih masih mengemban, percayalah masih ada waktu untuk berhenti, duduk lalu bersiul tenang menjadi angin malam.

Ngaji Filsafat: Romantisme Kahlil Gibran

Ngaji Filsafat: Romantisme Kahlil Gibran Oleh FF Setelah berjalan-jalan ke Jepang, sekarang berkelana ke dunia personaliti tokoh pemikiran yang berpengaruh pada sastra romantisme. Siapa yang tidak kenal dia? Mungkin saja bila tidak sengaja memegang buku tersebut, orang-orang sekitar jadi nyinyir "wihh romantis nih..", "wah galauan ya..", "berat banget bacaanya..". Kahlil Gibran, jeng jeng..*sfx. Doi aslinya bernama Kholil Jibron. Awal terciptanya namanya sekarang karena kesalahan penerbit buku doi waktu awal-awal. Mungkin karena aksen dan susahnya pengucapan jadilah nama Kahlil Gibran. Sama lord Kahlil ini didiemin aja, kejadian deh dipake terus. Mungkin karena doi seorang romantisme sejatie!! Kenapa begitu? Konsep tulisan doi itu tulisannya murni dari jiwa terdalamnya tanpa ada embel-embel revisi atau diperbaiki (katanya*) karena tulisan awal itu mencerminkan ketulusan jiwa dengan sepenuh hati. "Terus kalo ada kesalahan gimana?...

Review Film: Weathering with You

Review Film: Weathering with You Oleh: HSA Hodoka kabur dari rumahnya di pulau terpencil Jepang (Shikoku) menuju Tokyo entah apa masalahmu? Alasan romantikmu ialah mengejar cahaya, entah di pulau itu apa kau tidak menemukan cahaya? Apakah kemilau cahaya itu berada di Tokyo (Terpusat) ? Layaknya Jakarta semua manusia berbondong-bondong untuk menemukan cahaya imajinya sendiri-sendiri. Aku pun tidak mahfum cahaya itu apakah kemilau eksistensi material? Sungguh aku tidak paham Hodoka! Baiklah, kita bergegas saat engkau menemukan hal yang berbeda, suatu misteri kehidupan yang entah manusia zaman kini menjadikannya dongeng sebelum tidur atau mitos. Di persimpangan hidup itu kau bertemu dengan Tn.Sugi, manusia dewasa yang menganggap kewajaran bila dunia itu kejam, rasional dan pasrah pada kehidupan yang monoton, beginilah cara orang dewasa hidup! (Katanya). Bahkan sepupunya mengakui itu Tn.Sugi! Aku jadi paham mengapa Makoto Shinkai selalu mengangkat karakter remaja anak-ana...