Skip to main content

Posts

Biru Malam Ini

Begitu besar apa yang kau diami, Tinggalkan jejak tak nampak dalam hati, Resapilah malam, Hiruplah malam ini, Biru rindang pandanganmu silam, Sejenak angin rindu merasuk dalam sela-sela nadi, Berontakkan manisnya karena kelamku, Tak ada malam seperti ini, Yang ada kesendirian yang sepi.. 03.11.16

Jika Waktu Nanti

 Jika waktu perlahan habis, Bisa ku bisikkan sekali lagi tempat kita pertama bercumbu, Sekali kau terangkan kasih, Semakin rembulan malu padamu, Kita berbincang kelak nanti, Berbicara tentang kita atau sebaliknya, Kau disebrang, Mari kesini sayang, Kita nikmati akhir ini, Sebelum hidup membuat kita amnesia.

Bingkisan Waktu

Di waktu ini semua kian mengabur, detik, menit jam berlalu begitu lucu, ada yang mengibar diri dengan semangkuk sereal manis, ada yang berziarah ke lembah luka hingga ia meringis, di sana ada pula purnama malam mewarnai gelap, eloknya ia menghitam bintang jalang pergi melintang, ia menyayang, tapi mengabur pada kesan, hingga perlahan pagi menjelang, menghilang rupanya, hingga yang tersayang, enggan merangkul putihnya, karena pagi menjelang, hanya senyum sebagai bingkisannya.

Semalam Suntuk

Semalam suntuk hujan mengalir deras di pangkuanku, Menari menitipkan basahnya ke dalam kulitku, Tak indah memang,  jika rindu tak bertuan. Malam ini serba kelabu, karna merpati bertemu dengan merpati lainnya, Masihkah hujan terus beradu? Ku menepi,  pada pojok mimpi ini, Tak peduli seberapa lama ku terlelap rindu, Jika memang terus kupeluk dalam kehilangan ini, Cinta malam pada kekasih yang terbang tanpa sayap.. 02.12.16

Belaian Angin Asmara

Desember kian dekat menjamu daku, Gerimis basah mengairkan jalanan yang kering, Angin semilir terasa seperti debu, Daku berteduh sendiri tiada yang berpaling. Ada tanya dalam benak, Mengapa tajam pisau masih meluka jiwa? Hingga raga memuntahkan darah, Tak peduli apa, Hanya meminta bersama, Mengapa begitu busuk? Sedangkan kata dan pandang kian tajam tertusuk, Daku tahu jiwa semakin tidak menghamba, Tapi Tuhan, tetap ada dalam jiwa raga. Boleh meminta pada-Nya? Kalau bisa, aku ingin lebih dekat dengan-Nya, Seperti hujan yang membelai angin asmara. 28.11.16

Antara Manusia, Cinta dan Nafsu

                Manusia diciptakan bermula dari Adam. Kemudian Adam memohon kepada Allah meminta pasangan agar tidak sendirian. Lalu terciptalah Hawa dari tulang rusuk Adam. Itu adalah bagian kecil yang saya tahu bagaimana laki-laki dan perempuan tercipta. Cinta? itu adalah bagian dari kehidupan manusia, bahkan ketika Adam dan Hawa hidup di Surga mereka merasakan cinta murni. Sebelum datangnya Iblis yang menggoda hawa untuk mengambil buah Quldi kemudian Hawa menyuruh Adam untuk memakannya dan terciptalah nafsu. Saat ada mata kuliah menginjak semester dua untuk meneliti tentang cinta. Saya baru tahu jika manusia mengelompokkan cinta dari berbagai jenis. Terdapat cinta Eros yang merupakan cinta manusia pada pandangan pertama, Cinta Ludus yaitu cinta yang bermain-main dengan obyeknya bahkan tidak ada keseriusan di dalamnya, lalu Cinta Storge merupakan cinta yang muncul karena sebuah proses yang membumi. T...

Penguasa Malam

November kini berembun, Berembun bersama malam menyentuh daku, Cinta pernah bertutur kasihnya berada pada batas tepian malam dan pagi, Namun tak menyentuh daku malam ini, Ibarat lautan, daku bagai nelayan yang terombang ambing oleh kesunyian dalam hiruk pikuk godaan ombak selatan Sayangku, Memang biru ini tak bisa bertahan dengan jinggamu, Makan daku bulan!! Makan,  telanlah aku mentah-mentah, Karena d aku perjaka malam yang tak pernah bisa hidup di lautan.. Dan perlahan menghilang, Dan menguasai kenangan