Ingatan Buku: Lingkaran Kecil
Oleh Rifaldi
Satu satunya pekerjaan yang membuat kita abadi itu menulis. Hal ini dilakukan oleh kawan saya bersama anak tulisannya yang berjudul Lingkaran Kecil.
Sepanjang membaca buku ini layaknya melihat jejak refleksi perjalanan seorang Nala, dalam memahami kehidupan dan waktu.
Percayalah setiap waktu adalah pengalaman pertama bagi manusia. Oleh karena itu waktu semacam kabut yang selalu kita raba agar berada dipijakan yang tepat.
Dunia refleksi Nala di umur 27an tidak seperti bayangan 7 atau 10 tahun lalu.
Umur 27 harusnya sudah begini, begitu, paham itu paham ini. Tapi Nala harus merasakan pemahaman arti sebuah lingkaran pertemanan di umurnya saat itu.
Tentang bagaimana bersosial, harus apa yang dilakukan. Di dalam tulisan ini akhirnya menggambarkan sebuah resonasi refleksi kembali pada diri sendiri, dengan menebas imaji berkelana ke tempat yang jauh dan terasing. Di sana pada akhirnya Nala mengambil kesimpulan pada dirinya sendiri yang begitu damai. Perjalanan sendirian di tempat asing memang cara yang baik untuk kenal diri sendiri.
Secara tulisan, saya suka dari buku sebelumnya. Lebih rapi, dan mudah diterima. Apalagi perjalanan ke Jepangnya bisa membayangkan pembaca hadir di sana.
Kayanya menulis perjalanan trip liburan seru juga ya.
#ingatanbuku
Comments
Post a Comment