Pada akhirnya yang berkumpul menjadi debur, terisak dan berbuih, Menjadi basah dan kering di tanah orang
Jika jarak, waktu, rindu bertumpuk jadi satu. Teruntuk Tuhan dan ciptaannya, tak dapat dirasa oleh mata dan diraba oleh sentuhan. Maka jemarilah yang bertindak mewakili isi hati.