Skip to main content

Posts

Malam Penawar Cinta

Kemarin kenari berkicau malu, Di depan jendela ia menanti Sebuah kata doa dari rindu, Atau celotehan engkau di sore ini? Kembali ku lahir tetapi tidak dengan rindu.. Memupuk dalam hingga berbuah pilu.. Pada malam bulan bersyahdu, Kemudian ku tengok ia mendengar lagu.. Wahai ia, Kata bak pesan surga, Ku tunggu namun terlupa.. Memang inikah akhirnya dari cinta.. Selalu hilang meski tulus mengabdi rasa.. Pada jingga tak berwarna.. Pada engkau yang ku cinta.. Malam penawar cinta 22.08.16

Pesan Yang Terbalas

Hari ini aku berdendang, Rerumputan ikut begoyang, Karena pesan yang kusampaikan, Melabuh terbalas oleh dia yang tersayang. Meski terjawab, "gk bs pdet" Tapi itu kah rindu yang kau ucap? Semerta semesta ikut melingkar diatas kepala, Burung—burung berkicau berdansa di bawah pohon markisa. Tak kuucap rindu kepadamu, Karena kelu lidahku, Mungkin sudah menguap rinduku, Hingga mati rasaku, Kekasihku nan Ayu, Mungkinkah kau merasa jiwamu menyatu? Aku dan kamu, Sudah berkhitmat dalam mahligai cinta dalam jiwa. Tuhanpun sudah mengetahui, Jika ku boleh tahu Kita akan kah bersatu? Secara raga dunia fana? 28.07.16

Ditelan Waktu

Sejauh ia, Sejauh aku, Sedalam ia Paling dalam aku, Terbang ia, Bertahan aku, Padanya sudah sukma cinta lepas begitu, Tiada peduli berjalan jauh, saling menatap.. Kemudian hilang ditelan waktu..

Aku masih Dirimu

Pasar Dadakan

“Tahu bulat digoreng dadakan lima ratusan..gurih-gurih enyooyy!" Begitulah suara yang sering saya dengar setiap hari. Saya pikir Tukang tahu bulat yang sudah berevolusi ini hanya ada di Yogyakarta, tempat saya menimba ilmu. Tapi ternyata sudah menyebar di seluruh daerah. Jingle yang sangat sederhana dan terkesan polos mampu menyihir setiap masyarakat yang mendengarnya mulai dari kelas bawah sampai kelas kreatif. Nah, mungkin kalian juga ga asing dan selalu terngiang-ngiang dengan jingle andalannya ya kan? Tapi disini saya gak akan bahas bagaimana sejarahnya Tukang tahu bulat bermobil pickup terbuka ini bisa sangat fenomenal. Justru hal yang menarik ada di dalam lirik berupa kata “Dadakan”. Terkesan biasa-biasa aja, tapi saya seperti merasakan sesuatu yang harus ditelisik. Apalagi meme di Iatas juga cukup mengganggu pikiran saya.   Menurut KBBI Arti dari dadakan adalah: [da.dak.an] Nomina (kata benda) sesuatu yang dilakukan secara tiba-tiba. Nah saya langsung aja ma...

Selamat Hari Rindu

Di aspal istimewa kini ku bergelut akan angan, Ramainya kini bersanding dengan rindu, Aku masih duduk di atas besi yang membeku, Disini masih ada lamun, Bercerita tentag malam, Yogya, dan Kamu. Selamat Hari Rindu. 23.05.16

Kehilangan Cinta

Hilang, hilang aku kehilangan. Cintanya terhempas oleh badai jalang, Terkoyah rindu ini menjadi remukan pasir pantai, Nyata, ini sungguh nyata, Tiada cinta lagi yang kudapat, Hanya rindu yang menepi, meski perlahan mencoba pergi, Mercusuar cinta roboh terkena ombak pilu, Tiada lagi yang tahan. Aku? Hanya pecundang sejati dan selalu berteman sepi. Kehilangan sebagai teman, Sakit seakan menjadi bantal, Tak apa! Asal tempat ku menatap nan kukasihi selalu tersenyum dengan anggunnya. Demi dia, mereka, dan hidupnya, Ku menjadi awan putih yang hilang terbawa angin sepi. Sendirian dan kehilangan. 26.05.16